sebuah tulisan tentang makna hidup mencari jati diri untuk menuju insal kamil......... smoga
Rabu, 27 Agustus 2014
Sabtu, 01 Januari 2011
puisi jiwa
jiwa
jiwa adalah jiwa
raga tanpa jiwa
tidak manusia
jiwa tanpa raga
juga bukan manusia
jiwa
jiwa
jiwa
daya hidup....
daya juang...
karena daya perlu diberdayakan
jiwa
jangan mengelana sia
isi dengan asa
biar daya terasa
tuk hidup yang berdaya
jiwa
sering kau dilupakan
manusia...
hanya....
ikuti nafsunya...
hingga...
tak merasa
nikmat dunia...
....terbelenggu
.........jalinan tanpa sutra
.............terkekeh porak poranda
..................hingga jiwa merana
.......................seperti tanpa jiwa
renungan bagi yg punya jiwa......................
jiwa adalah jiwa
raga tanpa jiwa
tidak manusia
jiwa tanpa raga
juga bukan manusia
jiwa
jiwa
jiwa
daya hidup....
daya juang...
karena daya perlu diberdayakan
jiwa
jangan mengelana sia
isi dengan asa
biar daya terasa
tuk hidup yang berdaya
jiwa
sering kau dilupakan
manusia...
hanya....
ikuti nafsunya...
hingga...
tak merasa
nikmat dunia...
....terbelenggu
.........jalinan tanpa sutra
.............terkekeh porak poranda
..................hingga jiwa merana
.......................seperti tanpa jiwa
renungan bagi yg punya jiwa......................
Senin, 27 Juli 2009
ujian pakai lilin
waktu ujian akhir sekolah berstandar nasional terjadi kejadian yang tak terlupakan karena cuaca mendung kelam sedangkan listriknya padam. mka yang ditempuh adalah menggunakan lilin, tiada rotan akarpun berguna. ini demi terlaksanakan UASBN SD. selamat sekarang sudah lulus 100 %.
fragmen sufi
17 dosa besar
10 Kekuatan lapar
Dalam kitab ihya-nya, Imam Al Ghazali mengatakan, "Ada sepuluh kekuatan yang dihasilkan lapar ( karena puasa/riyadhah):
Pertama, kebersihan hati dan kekuatan pandangan.
Kedua, Kelembutan hati.
Ketiga, rendah hati dan hilangnya kesombongan.
Keempat : tidak lupa azab Allah.
Kelima, terbesarnya : menghancurkan hawa nafsu. Keenam, tidakbanyak tidur. Ketujuh,meringankan rutinitas ibadah. Kedelapan, kesehatan badan dan jauh dari penyakit.
Kesembilan, biaya hidup sedikit. Kesepuluh,memungkinkan shodaqoh.
pustaka:
aham :73/x/1428 H
Di dalam kitab Minhajul Qasidin, Ibnu Qudamah menukil, bahwa Abu Thalib Al Makki berkata ," Dosa besar itu ada 17. Saya menghimpunnya dari pengabaran.
Pertama, 4 macam ada dihati : syirik, terus menerus melakukan kedurhakaan, putus asa, merasa aman dari tipu daya.
Kedua, 4 macam ada dilidah : kesaksian palsu, menuduh wanita baik-baik, sumpah palsu dan sihir. Ketiga, tiga macam ada diperut : minum khamer, makan hara anak yatim secara dhalim, dan memakan riba.
Keempat, dua macam di kemaluan : zina dan homoseks.
Kelima, dua macam ditangan : membunuh dan mencuri.
Keenam, satu ada dikaki: melarikan diri saat pertempuran.
Ketujuh, ada satu macam diseluruh badan : durhaka kepada orang tua
Pertama, 4 macam ada dihati : syirik, terus menerus melakukan kedurhakaan, putus asa, merasa aman dari tipu daya.
Kedua, 4 macam ada dilidah : kesaksian palsu, menuduh wanita baik-baik, sumpah palsu dan sihir. Ketiga, tiga macam ada diperut : minum khamer, makan hara anak yatim secara dhalim, dan memakan riba.
Keempat, dua macam di kemaluan : zina dan homoseks.
Kelima, dua macam ditangan : membunuh dan mencuri.
Keenam, satu ada dikaki: melarikan diri saat pertempuran.
Ketujuh, ada satu macam diseluruh badan : durhaka kepada orang tua
Syahwat paling kuat
Dalam sebuah kesempatan, Ibnu Qayyim Al Jauziyah pernah mengatakan, " saya telah mempelajari seluruh syahwat manusia, dan yang paling kutemukan kemudian adalah fakta bahwa syahwat yang paling kuat dalam diri manusia ternyata syahwat kekuasaan. Hanya dengan syahwat inimanusia rela mengorbankan seluruh syahwatnya yang lain. Tapi, kekuasaan juaga yang dapat memberi saluran bagi seluruh syahwat manusia.
Dalam sebuah kesempatan, Ibnu Qayyim Al Jauziyah pernah mengatakan, " saya telah mempelajari seluruh syahwat manusia, dan yang paling kutemukan kemudian adalah fakta bahwa syahwat yang paling kuat dalam diri manusia ternyata syahwat kekuasaan. Hanya dengan syahwat inimanusia rela mengorbankan seluruh syahwatnya yang lain. Tapi, kekuasaan juaga yang dapat memberi saluran bagi seluruh syahwat manusia.
10 Kekuatan lapar
Dalam kitab ihya-nya, Imam Al Ghazali mengatakan, "Ada sepuluh kekuatan yang dihasilkan lapar ( karena puasa/riyadhah):
Pertama, kebersihan hati dan kekuatan pandangan.
Kedua, Kelembutan hati.
Ketiga, rendah hati dan hilangnya kesombongan.
Keempat : tidak lupa azab Allah.
Kelima, terbesarnya : menghancurkan hawa nafsu. Keenam, tidakbanyak tidur. Ketujuh,meringankan rutinitas ibadah. Kedelapan, kesehatan badan dan jauh dari penyakit.
Kesembilan, biaya hidup sedikit. Kesepuluh,memungkinkan shodaqoh.
pustaka:
aham :73/x/1428 H
Jumat, 24 Juli 2009
prestasi
prestasi harus dibangun dengan penuh rasa cinta dengan yang akan dicarinya. Maka daripada itu kita hendaknya bersungguh-sungguh untuk menggapainya. Dalam penggapaian jangan melupakan etika yang baik. Semua bila dibarengi dengan niat yang baik maka akan berbuah baik pula
Langganan:
Postingan (Atom)









